Hidayat Arsani Janji Tumpas Penyelundupan Timah di Babel, Tekankan Penanganan Korupsi Rp 300 Triliun
PANGKALPINANGPOST.COM, Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, berkomitmen untuk memberantas penyelundupan timah yang marak terjadi di wilayahnya. Komitmen ini menjadi salah satu prioritas utama dalam masa pemerintahannya, sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan di Istana Negara. Sabtu (19/4/2025)
“Penyelundupan di Bangka Belitung akan saya bersihkan karena ini merugikan negara dan rakyat. Hal ini harus dituntaskan, karena ini juga termasuk Instruksi Presiden,” tegas Hidayat Arsani dalam konferensi pers pada Jumat (18/4/2025).
Hidayat menjelaskan bahwa pemberantasan penyelundupan timah merupakan langkah penting untuk mendongkrak perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penertiban aktivitas ilegal ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah kerugian negara, tetapi juga memastikan keadilan bagi masyarakat yang selama ini terdampak oleh praktik-praktik ilegal di sektor pertambangan.
Untuk melaksanakan misi tersebut, Gubernur Hidayat Arsani mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kepolisian Daerah Bangka Belitung (Polda Babel). Fokus utama kolaborasi ini adalah penertiban pertambangan ilegal yang selama ini dianggap sebagai “benang kusut” di wilayah Serumpun Sebalai.
“Tambang ilegal memang benang kusut sekarang kita akan benahi, nanti akan mendapatkan izin dari Kementerian ESDM dan akan diatur dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),” jelas Hidayat Arsani.
Selain persoalan penyelundupan timah, Hidayat juga menyoroti kasus besar korupsi di sektor pertambangan yang merugikan negara hingga Rp 300 triliun. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya akan memastikan kasus ini diproses hingga tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Ada permasalahan Rp 300 triliun ini akan saya tuntaskan dan sudah ada di pengadilan. Kita akan tunggu keputusan pengadilan sampai final,” ungkapnya.
Kedatangan di Bangka Belitung Disambut Antusias
Setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Hellyana tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, pada Jumat (18/4/2025). Kedatangan keduanya menggunakan pesawat Garuda sekitar pukul 11.40 WIB disambut antusias oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat setempat.
Di gedung VIP Bandara Depati Amir, sejumlah pejabat penting hadir untuk menyambut kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur. Kapolda Bangka Belitung, Danrem 045 Garuda Jaya, serta tokoh-tokoh masyarakat memberikan penghormatan kepada pemimpin baru mereka. Dalam momen tersebut, Hidayat Arsani dan Hellyana juga menerima kalungan bunga sebagai simbol selamat datang.
Dengan langkah awal yang penuh semangat, Hidayat Arsani dan Hellyana diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada di sektor ekonomi dan hukum. Prioritas pada pemberantasan penyelundupan timah dan penanganan kasus korupsi besar menunjukkan komitmen keduanya untuk memajukan provinsi ini ke arah yang lebih baik. (Sumber: Bangka Pos, Editor: KBO-Babel)