Tingkatkan Profesionalisme, DKUKM Babel Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Manajer Koperasi BNSP
Puluhan Koperasi Ikuti Sertifikasi BNSP, Reza Aryani Tekankan Manajemen Profesional
PANGKALPINANGPOST.COM, PANGKALPINANG — Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) koperasi terus didorong oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi Manajer Koperasi. Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026 ini, diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai koperasi di wilayah Bangka Belitung. Para peserta merupakan perwakilan koperasi terpilih yang dinilai memiliki potensi dalam pengelolaan manajemen koperasi secara profesional.
Pelatihan dilaksanakan secara hybrid, dengan metode daring melalui Zoom Meeting pada 14 hingga 15 April 2026, sementara kegiatan sertifikasi kompetensi akan digelar secara luring pada 16 April 2026 bertempat di Hotel Grand Vella Pangkalpinang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Reza Aryani, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Selasa (14/4/2026).
Dalam sambutannya, Reza Aryani menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong koperasi agar mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan individu-individu terpilih yang memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak kemajuan koperasi di daerah.
“Kesempatan ini sangat baik dan harus dimanfaatkan secara maksimal. Para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam pengelolaan manajemen koperasi yang profesional dan berstandar nasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan terhadap kemampuan dan keahlian seseorang dalam bidang tertentu, khususnya dalam tata kelola koperasi yang semakin dituntut transparan dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, panitia juga telah menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, di antaranya kewajiban hadir tepat waktu, membawa dokumen administrasi seperti pas foto, fotokopi KTP, ijazah terakhir, daftar riwayat hidup, serta perangkat laptop sebagai penunjang kegiatan.
Selain itu, pada saat pelaksanaan sertifikasi secara tatap muka, peserta diwajibkan mengenakan pakaian formal, yakni kemeja putih polos dengan bawahan berwarna gelap, baik untuk pria maupun wanita.
Menariknya, seluruh peserta juga difasilitasi berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung, mulai dari akomodasi, konsumsi, paket internet, hingga biaya sertifikasi BNSP yang ditanggung oleh penyelenggara.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai koperasi di Bangka Belitung, seperti Koperasi Produsen Merah Putih Jaya Bersama Pangkalpinang, Koperasi Jasa Tunas Jaya Menumbing Bangka Tengah, Koperasi Kartika Korem Gaya Pangkalpinang, hingga Koperasi Primer Angkatan Laut Lanal Bangka dan sejumlah koperasi lainnya yang tersebar di beberapa kabupaten.
Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan para manajer koperasi di Bangka Belitung mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola usaha koperasi, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan. (KBO Babel)