Riono Budisantoso Jadi Kajati Babel, Rindang Onasis Pimpin Kejari Pangkalpinang
Mutasi Besar Kejagung: Eks Dirtut Jampidsus Pimpin Kejati Babel, Sejumlah Pejabat Bergeser
PANGKALPINANGPOST.COM, PANGKALPINANG – Perombakan besar-besaran di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia kembali bergulir. Melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026, sejumlah pejabat strategis mengalami rotasi jabatan, termasuk di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Selasa (14/4/2026)
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Riono Budisantoso. Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penuntutan (Dirtut) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung ini resmi dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Bangka Belitung.
Penunjukan Riono dinilai bukan tanpa alasan. Selama bertugas di Jampidsus, ia dikenal aktif menangani berbagai perkara besar, khususnya tindak pidana korupsi (tipikor). Pengalaman tersebut diyakini akan membawa warna baru dalam penegakan hukum di Babel, terutama dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi yang menjadi perhatian publik.
Riono Budisantoso menggantikan Sila Haholongan Pulungan, yang kini mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Pergeseran ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja institusi di berbagai daerah.
Tak hanya di level pimpinan tinggi, mutasi juga menyentuh jajaran internal lainnya. Posisi Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel kini diisi oleh Abvianto Syaifulloh, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah.
Sementara itu, pejabat lama Aspidsus, Adi Purnama, mendapat penugasan baru di pusat sebagai Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi pada Direktorat Pengendalian Operasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Perubahan juga terjadi di tingkat Kejaksaan Negeri. Jabatan Kajari Bangka Tengah kini dipercayakan kepada Petrus Andri Parlindungan Napitupulu, yang sebelumnya menjabat sebagai koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku.
Di Kota Pangkalpinang, rotasi jabatan turut menghadirkan nama yang tidak asing. Rindang Onasis resmi ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, menggantikan Sri Heny Alamsari. Sebelumnya, Rindang menjabat sebagai Asisten Pengawasan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Kehadiran Rindang Onasis di Pangkalpinang dinilai membawa keuntungan tersendiri. Ia bukan sosok baru di Babel, karena pernah mengemban tugas sebagai Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) di Kejati Babel. Pengalaman tersebut diharapkan mempermudah adaptasi serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak di daerah.
Mutasi ini mencerminkan komitmen Kejaksaan Agung dalam melakukan penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Pergantian pejabat diharapkan mampu mendorong percepatan penanganan perkara, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi, yang menjadi fokus utama penegakan hukum saat ini.
Dengan masuknya figur-figur berpengalaman di posisi strategis, publik menaruh harapan besar terhadap peningkatan kinerja Kejaksaan di Bangka Belitung. Terutama dalam hal transparansi, profesionalitas, dan keberanian dalam mengungkap kasus-kasus besar yang berdampak luas bagi masyarakat.
Rotasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Kejaksaan Agung terus melakukan pembenahan internal demi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di Indonesia. (Sumber: Koranbabelpos.co, Editor: Pangkalpinangpost.com)