Take a fresh look at your lifestyle.

Tragis! Direktur Komersial Garuda TV Jadi Korban Lakalantas di Bangka Barat, Istri Desainer Ternama Ungkap Duka Mendalam

Desainer Kondang Ayu Dya Handari Berduka, Suami yang Jabat Direktur Garuda TV Tewas dalam Lakalantas Maut di Bangka Barat

0 239

PANGKALPINANGPOST.COM, Bangka Belitung – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Muliandy Nasution. Pria yang diketahui menjabat sebagai Commercial Director atau Direktur Komersial Garuda TV itu meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut di Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/1/2026). Senin (12/1/2026)

Peristiwa tragis tersebut sontak menyita perhatian publik, lantaran korban bukan sosok biasa. Selain dikenal sebagai petinggi di salah satu jaringan televisi swasta nasional, almarhum juga merupakan suami dari desainer busana muslim ternama, Ayu Dya Handari, yang kiprahnya cukup dikenal di dunia mode Tanah Air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok, tepatnya di Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah mobil penumpang Nissan Serena warna abu-abu dengan nomor polisi B 2466 WBD dan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sawit.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui PS Kasi Humas Iptu Yos Sudarso membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban Muliandy Nasution merupakan penumpang di dalam mobil Nissan Serena yang mengalami tabrakan keras dari arah berlawanan.

“Korban mengalami cedera kepala berat disertai luka robek di dahi, muka kanan, kepala bagian samping kanan, telinga kiri, serta bahu kanan. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Iptu Yos kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Sementara itu, pengemudi mobil Nissan Serena, Anisul Hakimi, dilaporkan mengalami luka berat, termasuk cedera kepala berat serta luka robek di bagian belakang kepala. Korban diketahui merupakan warga Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, dan juga mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kiri. Seluruh korban segera dievakuasi oleh personel Satlantas Polres Bangka Barat ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun pengemudi truk Mitsubishi Colt Diesel, bernama Ishariansyah (46), warga Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, hanya mengalami luka ringan berupa keseleo pada pergelangan kaki kanan. Truk bernomor polisi BN 8879 RP berwarna kuning itu saat kejadian tengah membawa muatan sawit.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, polisi menyebutkan kecelakaan bermula ketika mobil Nissan Serena yang ditumpangi korban melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok. Kendaraan tersebut diduga berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.

“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan sawit. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Iptu Yos.

Petugas kepolisian yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Kepergian Muliandy Nasution meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang istri, Ayu Dya Handari. Melalui akun Instagram pribadinya @ayudyahandari, Ayu membagikan enam foto kebersamaan terakhir bersama suami dan kedua anak mereka saat menjalankan ibadah umrah di Mekkah, Arab Saudi.

Dalam unggahan yang diposting pada Minggu (11/1/2026) pagi, Ayu menuliskan takarir panjang yang sarat emosi dan doa, mengisahkan kenangan terakhir bersama suami tercinta.

“Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah. Allah ijinkan memory terakhir bersamamu indah sayangku… Allah beri kebahagiaan umroh sekeluarga lengkap untuk terakhir kalinya,” tulis Ayu.

Ia juga memanjatkan doa agar segala amal ibadah sang suami diterima dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Ya Allah mudahkanlah jalannya, ampunilah dosanya, rahmatilah suamiku. Terimalah semua amal ibadahnya,” tulisnya penuh haru.

Diketahui, dari pernikahan mereka, pasangan ini dikaruniai dua orang anak, seorang putra dan seorang putri, yang kini mulai beranjak remaja. Kebersamaan keluarga kecil tersebut kerap dibagikan Ayu di media sosial, memperlihatkan keharmonisan rumah tangga mereka.

Kepergian mendadak Muliandy Nasution tak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, namun juga bagi rekan-rekan sejawat di dunia media dan pertelevisian nasional. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Sumber: Timelines.id, Editor: Pangkalpinangpost.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.