Take a fresh look at your lifestyle.

KANWIL KEMENTERIAN HUKUM KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Tekankan Pentingnya Data dan Fakta dalam Wacana PLTN

0 1

PANGKALPINANGPOST.COM, Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung turut menghadiri Diskusi Publik bertema “Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta”, yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center. Selasa (10/2/2026)

Forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka berbasis data, fakta, dan kajian ilmiah, guna memperluas pemahaman publik terhadap arah kebijakan energi berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya terkait wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Kegiatan dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Budi Utama, selaku Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa diskusi publik ini menjadi ruang yang penting dan strategis untuk menyikapi isu besar yang berdampak langsung terhadap masa depan daerah.

“Rencana pembangunan PLTN bukan isu sederhana. Diperlukan kehati-hatian, keterbukaan, serta partisipasi publik agar kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kepentingan jangka panjang daerah,” ujarnya.

KANWIL Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Ismail, SH, MH, selaku Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya. Ia menegaskan bahwa isu ketenaganukliran tidak bisa dilihat semata dari aspek teknis, melainkan juga menyangkut dimensi hukum, sosial, lingkungan, dan tata kelola kebijakan.

“Isu nuklir membutuhkan pemahaman komprehensif yang bersumber dari data, fakta, dan kajian ilmiah. Diskusi publik seperti ini sangat penting untuk meluruskan informasi, mencegah misinformasi, serta membangun pemahaman masyarakat yang seimbang,” jelas Ismail.

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, antara lain Dr. Agus Puji Prasetyo (Anggota Dewan Energi Nasional periode 2020–2025 sekaligus Chairman Global Institute for Nuclear Energy and Sustainable Development), Dr. Ahmad Nahwi, S.T., M.T. (Civil, Biogas, Water & Treatment Engineer), Ir. M. Natsir (Ketua Umum FOKUS Babel), serta Andri Yanto dari PT Thorcon Power Indonesia.

Para narasumber memaparkan berbagai perspektif terkait rencana PLTN, mulai dari kebijakan energi nasional, kesiapan sumber daya manusia, dampak sosial dan lingkungan, hingga perkembangan teknologi nuklir yang saat ini tengah dikembangkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menegaskan bahwa diskusi publik ini menjadi bagian penting dalam merespons tantangan kebutuhan energi daerah ke depan.

“Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan daerah. Kondisi ini menuntut keterbukaan terhadap berbagai opsi energi, termasuk energi baru dan terbarukan serta energi nuklir, yang tentu harus memenuhi prinsip keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan,” tegasnya.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta pemahaman yang utuh dan objektif di tengah masyarakat, sehingga setiap kebijakan strategis terkait energi dapat diambil secara transparan, terukur, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.