Take a fresh look at your lifestyle.

Raffi Ahmad Diboikot, RANS Carnival di Jogja Diguncang Pengunduran Diri Empat Musisi

Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda Berujung Boikot, Tipe-X hingga Guyon Waton Tinggalkan RANS Carnival

0 1

PANGKALPINANGPOST.COM, JAKARTA – Seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment menjadi sorotan publik setelah kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 menuai kontroversi. Senin (2/11/2026)

Polemik yang bermula dari kegiatan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026), kemudian meluas hingga berdampak terhadap penyelenggaraan RANS Carnival di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dampak kontroversi tersebut terlihat setelah empat musisi, yakni Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan Masdddho, mengumumkan pengunduran diri dari acara yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Keputusan para musisi tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi masing-masing, di tengah meningkatnya kritik dan seruan boikot terhadap Raffi Ahmad serta RANS Entertainment.

Awal Mula Kontroversi Deklarasi Sumpah Pemuda

Polemik bermula dari penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang digelar Polda Metro Jaya pada Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan di depan Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Raffi Ahmad dan kreator konten Willie Salim. Keduanya diketahui hadir sebagai tamu undangan dari pihak penyelenggara.

Namun, kegiatan tersebut menuai kritik karena berlangsung sehari setelah demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Bundaran HI pada Rabu (28/10/2026).

Sorotan semakin berkembang setelah beredar pengakuan seseorang yang mengaku mengikuti deklarasi dengan mengenakan jaket almamater perguruan tinggi, meskipun bukan mahasiswa dari kampus yang bersangkutan.

Pengakuan tersebut memunculkan dugaan adanya peserta yang bukan mahasiswa dalam kegiatan yang membawa nama mahasiswa. Situasi itu kemudian memicu perdebatan mengenai representasi gerakan mahasiswa dan legitimasi kegiatan deklarasi tersebut.

Kritik juga disampaikan sejumlah figur publik, salah satunya Andovi da Lopez. Ia menilai persoalan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman masyarakat terhadap gerakan mahasiswa yang sebelumnya melakukan demonstrasi.

Polda Metro Jaya dan Raffi Ahmad Minta Maaf

Menanggapi polemik yang berkembang, Polda Metro Jaya akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangan resmi pada Sabtu (31/10/2026), mengatakan pihak kepolisian memahami beragam tanggapan masyarakat dan menerima kritik sebagai bahan evaluasi.

Polda Metro Jaya juga menjelaskan bahwa Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir karena mendapatkan undangan dari penyelenggara.

Sementara itu, Raffi Ahmad menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya.

Ia mengaku memahami kegaduhan yang muncul akibat kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Raffi juga menegaskan bahwa dirinya menghormati mahasiswa yang menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.

Menurut Raffi, peristiwa tersebut menjadi pengingat agar dirinya lebih teliti dalam memahami informasi dan berhati-hati sebelum menghadiri suatu kegiatan.

Willie Salim juga memberikan klarifikasi. Ia menyatakan kehadirannya berdasarkan undangan dan tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta.

Willie turut membantah menerima bayaran atau imbalan atas kehadirannya. Meski demikian, ia mengakui seharusnya lebih teliti memahami keseluruhan konteks kegiatan sebelum memutuskan hadir.

Empat Musisi Batalkan Penampilan di RANS Carnival

Kontroversi tersebut kemudian berkembang menjadi seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment di media sosial.

Situasi itu turut memengaruhi RANS Carnival yang digelar di kawasan Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sejumlah musisi yang sebelumnya masuk dalam daftar penampil memilih membatalkan keikutsertaan.

Tipe-X menjadi salah satu band yang lebih dahulu mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagram @tipexofficial.

Guyon Waton juga membatalkan penampilan yang semula dijadwalkan pada Sabtu (31/10/2026). Manajemen grup musik tersebut menyebut keputusan diambil setelah mempertimbangkan perkembangan pembicaraan masyarakat di media sosial.

Mereka menegaskan keputusan tersebut bukan berkaitan dengan materi acara, melainkan mempertimbangkan kondusivitas, keamanan, kenyamanan masyarakat, serta potensi munculnya persepsi dan kesalahpahaman.

Selanjutnya, OM Wawes yang dijadwalkan tampil pada Minggu (1/11/2026) juga menyatakan mundur. Grup musik asal Yogyakarta itu mengaku tidak ingin melukai perasaan masyarakat setempat dan berharap keputusan tersebut dapat mencegah kekecewaan lebih lanjut.

Sementara itu, solois Masdddho atau Ridho Nugroho turut membatalkan penampilannya pada Sabtu (31/10/2026).

Bersama timnya, Masdddho memilih mundur sebagai bentuk kepekaan terhadap situasi dan aspirasi masyarakat. Ia menilai karya musik dan penampilan panggung semestinya berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

RANS Carnival Tetap Diupayakan Berlangsung

Menghadapi situasi tersebut, pihak RANS Carnival menyampaikan pernyataan resmi pada Minggu (1/11/2026).

Penyelenggara mengaku memahami perhatian dan kekhawatiran masyarakat terkait polemik yang berkembang. Mereka juga menyebut situasi tersebut bukan sesuatu yang diharapkan.

RANS Carnival menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sejak awal dirancang untuk menghadirkan hiburan gratis bagi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi musisi, kreator, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif.

Pihak penyelenggara menyatakan tetap mengupayakan agar acara dapat dilaksanakan dengan konsep lebih sederhana dan sejumlah penyesuaian.

Namun, dalam pernyataan tersebut, RANS Carnival belum menjelaskan secara terperinci perubahan daftar penampil maupun kepastian seluruh rangkaian kegiatan setelah empat musisi mengundurkan diri.

(Sumber: Tirta.id, Editor: Pangkalpinangpost.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.