Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Bangka Barat Disorot pembiaran, Tambang Malam Tembelok–Keranggan Diduga Kembali Beroperasi

0 12

PANGKAPINANGPOST.COM, Bangka Barat – Aktivitas tambang timah yang diduga ilegal kembali terlihat di perairan Tembelok–Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejumlah ponton PIP jenis user-user dan selam disebut masih beraktivitas pada malam hari. Selasa (29/9/2026)

Pemantauan pada Minggu malam (27/9) sekitar pukul 20.00 WIB mendapati sejumlah titik lampu ponton terlihat di kawasan perairan Tembelok–Keranggan.

Munculnya aktivitas tersebut menjadi sorotan karena kawasan ini sebelumnya telah beberapa kali didatangi aparat untuk patroli, penertiban hingga pemberian imbauan. Namun, aktivitas ponton kembali disebut terlihat pada malam hari.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan Polres Bangka Barat. Jika penertiban sudah dilakukan, tetapi aktivitas kembali muncul pada malam hari, apakah pengawasan tidak berjalan atau justru ada dugaan pembiaran?

Aliansi Wartawan Merdeka Bangka Belitung (AWAM Babel) meminta Polres Bangka Barat tidak membiarkan persoalan tersebut berhenti pada teguran. Apabila benar ditemukan aktivitas penambangan tanpa izin, tindakan tegas dan konsisten dinilai diperlukan.

“Jangan sampai siang dilakukan penertiban, tetapi malam hari aktivitas kembali berjalan. Kondisi seperti ini wajar menimbulkan pertanyaan publik mengenai pengawasan dan dugaan pembiaran,” ujar perwakilan AWAM Babel.

Menurut AWAM Babel, keberadaan ponton yang kembali terlihat setelah serangkaian penertiban menjadi pekerjaan rumah bagi aparat. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa kawasan Tembelok–Keranggan benar-benar diawasi dan setiap pelanggaran ditindak sesuai ketentuan.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada Polres Bangka Barat terkait dugaan aktivitas tambang malam tersebut serta tudingan dugaan pembiaran yang berkembang di masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.