Puluhan Ton Pasir Timah KM Murah Rezeki Dipindahkan ke Gudang PT Timah, Aparat Masih Tutup Mulut
Diduga Akan Diselundupkan ke Malaysia, Pasir Timah KM Murah Rezeki Kini Berada di Gudang PT Timah
PANGKALPINANGPOST.COM, Pangkalpinang — Kasus pengamanan kapal KM Murah Rezeki yang diduga mengangkut pasir timah ilegal terus bergulir. Terbaru, puluhan ton pasir timah yang sebelumnya diamankan di Pos TNI AL Pangkalbalam telah diangkut menggunakan sejumlah truk dan dibawa menuju Gudang Pos PT Timah di Desa Cambai. Rabu (14/1/2026)
Pemindahan pasir timah tersebut berlangsung tanpa keterangan resmi dari pihak berwenang, meski aktivitas pengangkutan berlangsung terbuka dan disaksikan di lapangan.
Sementara itu, informasi terbaru yang diterima Redaksi media jejaring KBO Babel menyebutkan bahwa penangkapan KM Murah Rezeki diduga dilakukan oleh satuan tugas gabungan TNI AL dan Bea Cukai. Kapal tersebut dikabarkan diamankan di perairan Tanjung Kerasak, wilayah perbatasan laut antara Toboali dan Belitung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasir timah yang diangkut KM Murah Rezeki diduga kuat akan diselundupkan ke Malaysia. Namun hingga kini, informasi tersebut belum dibenarkan maupun dibantah secara resmi oleh instansi terkait.
Ironisnya, meskipun barang bukti telah dipindahkan dan dugaan penyelundupan lintas negara mencuat, seluruh pihak berwenang tetap memilih bungkam. Baik dari unsur TNI AL, Bea Cukai, maupun instansi pelabuhan, belum satu pun memberikan pernyataan resmi terkait:
dasar hukum penangkapan,
jumlah pasti pasir timah,
– status kepemilikan barang,
– maupun perkembangan proses hukum perkara tersebut.
Sikap diam ini menambah tanda tanya publik, mengingat kasus pasir timah ilegal merupakan isu serius yang menyangkut kerugian negara dan kejahatan lintas wilayah.
Redaksi TitahNusa.com menegaskan akan terus melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak berwenang. Setiap perkembangan resmi akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi dan pengawasan publik. (Zen Adebi)